Skip to main content

Babusallam

Babussalam Kerja Sama dengan Malaysia
Dalam rangka pelaksanaan Persetujuan Bersama antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Menteri Pendidikan Malaysia yang ditandatangani di Jakarta 10 Agustus 1998 lalu, mengenai kerjasama Pendidikan, dan menindak lanjuti hasil pertemuan bilateral anatara Menteri Pendidikan Nasional Indonesia dan Menteri Pendidikan Malaysia pada SEAMEO Council Conference di Bali, 14 Maret 2007, serta pertemuan di Putrajaya Kuala Lumpur, pada kunjungan Menteri Pendidikan Nasional sebagai Presiden SEAMEO Council Conference tgl 16 April 2007, dilaksanakan kerja sama antara sekolah di Indonesia dan sekolah di Malaysia atau School Partnership
Mengawali kegiatan tersebut disepakati empat sekolah asal sekolah pejabat negara di Indonesia yang terpilih yang di mitrakan (dijodohkan) dengan empat sekolah cemerlang di Malaysia, yaitu: SMA 1 Pacitan (asal sekolah Presiden SBY) dengan SMK Bukit Mertajam (asal sekolah YAB Perdana Menteri), SMAN 3 Kota Makassar (asal sekolah Wapres Jusuf Kalla) dengan SMK St.Jhon 1 (asal sekolah YAB Wakil Perdana Menteri), SMAN 1 Temanggung (asal sekolah Mendiknas Bambang Sudibyo) dengan SMK St.Jhon (asal sekolah YB Menteri Pelajaran) dan SMPN 2 Temanggung (asal sekolah Mendiknas Bambang) dengan Maktab Sultan Ismail (asal sekolah YB Menteri Pengajian Tinggi)
Disamping itu diberi pula kesempatan 2 sekolah SMP RSBI, (SMPN 115 Jakarta) dan SMP Babussalam Pekanbaru) yang diundang mengikuti kunjungan Pointer School Sister ke Malaysia yg seterusnya mencari Mitranya masing-masing. Dengan bertemunya delegasi dari sekolah Indonesia dan sekolah Malaysia maka secara langsung akan terjadi pertemuan bilateral antar sekolah. MoU School Partnership ini nantinya akan di ikuti oleh sekolah Menengah SBI Indonesia lainnya dengan Smart School di Malaysia dan telah memiliki payung hukum yang jelas.
Selanjutnya dalam menindak lanjuti program tersebut, SMP dan SMA Babussalam melakukan kerjasama dengan sebuah sekolah cemerlang ‘ADNI Islamic school’ di Selangor Malaysia, dimana sekolah ini memiliki visi dan misi yang hampir sama dgn Babussalam. Keunggulan utama dari ADNI Islamic School tersebut adalah siswanya dari 37 negara Asia, Afrika, Eropa dan Timur Tengah.
Sebagai sebuah Rintisan SBI (Sekolah Bertaraf Internasional) Babussalam harus memiliki jaringan dan kerjasama Internasional. Siswa Babussalam diharapkan mampu bergaul dan hidup bersama sis



Babussalam Magang di Adni Islamic School

Salah satu pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang mampu menghadapi tantangan yang bermutu dan dapat bersaing serta berprestasi di bidang pendidikan sehingga sekolah menjadi idaman bagi masyarakat. SMP/SMA Babussalam sebagai salah satu sekolah swasta di Provinsi Riau yang telah ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional sebagai Rintisan Sekolah Bertarap Internasional telah mencoba mengadakan berbagai kegiatan dalam peningkatan mutu pendidikan baik dalam bentuk melengkapi sarana prasana maupun terhadap guru dan siswa, diantaranya mengadakan pelatihan, workshop, seminar, MGMP, studi banding dalam dan luar negeri dan magang guru dan siswa. Pada bulan Juni 2008 ini, dipilih suatu kegiatan dalam bentuk magamg guru dan siswa yang telah dilaksanakan di Adni Islamic School Kuala Lumpur Malaysia. Dengan berbagai macam kegiatan yang sudah dilaksanakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan serta dapat memberikan motivasi dalam kegiatan belajar mengajar sebagai aplikasi dari program Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional.
Peserta yang ikut magang ke Adni School Kuala Lumpur Malaysia yang dimulai tgl 1- 21 April 2008 tersebut berjumlah 24 orang, yang terdiri dari sepuluh orang siswa SMP Babussalam, sepuluh siswa SMA serta empat orang guru pendamping SMP dan SMA.
Dipilihnya Adni Islamic School sebagai tempat magang guru dan siswa, karena Adni Islamic School ini adalah sekolah yang memiliki kesamaan visi dan misi dengan SMP/SMA Babussalam, yang mana program yang dilakukan adalah bernuansa Islami dan sudah memiliki program sekolah bertarap Internasional, Dan dalam kegiatan proses belajar mengajar sekolah ini telah menggunakan 2 (dua) bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Arab. Dan mereka telah menggunakan dan mengembangkan Bahasa Mandarin dan Perancis di sekolahnya.
Dengan adanya magang siswa dan guru ke Adni School Kuala Lumpur Malaysia, diharapkan dapat membawa perobahan terhadap apa yang diperoleh sebagai pengetahuan dan pengalaman serta mendekatkan hubungan silaturrahim antara SMP/SMA Babussalam dengan Adni School Kuala Lumpur Malaysia.
Menurut kepala sekolah Umi Hj Mahyani Tujuan yang ingin dicapai dalam Pelaksanaan Attachment Program ini adalah pertama, Untuk meningkatkan ilmu pengetahuan serta wawasan baik dalam bidang Iptek maupun Imtaq terhadap negara maju sehingga menimbulkan kesadaran untuk merobah diri. Kedua,Memberikan motivasi kepada guru dan siswa untuk mengembangkan kreatifitas dan inovasi diri. Ketiga, Menjalin hubungan silaraturrahim antara SMP/SMA Babussalam dengan Adni School Kuala Lumpur Malaysia
Selanjutnya beliau berharap agar kerja sama ini terus berlanjut dalam peningkatan mutu pendidikan di Babussalam ini serta dapat menambah wawasan global siswa sebagai generasi penerus bangsa dimasa yang akan datang. (bud)


SMP Babussalam Laksanakan UN Bilingual

SMP Babussalam Pekanbaru melalui Sk Mendiknas RI. No. 287/C/Kep/Pm/2003 tanggal 16 Juni 2003, memperoleh kepercayaan sebagai Sekolah Koalisi Nasional pertama di Propinsi Riau, diantara 34 Sekolah Koalisi di seluruh Indonesia. Sekolah Koalisi adalah sekolah yang dikembangkan sebagai wujud kesepakatan negara-negara SEAMEO dalam rangka mempromosikan mutu (quality) dan persamaan perlakuan (equity) sebagai isu yang mengemuka dalam pertemuan 37th SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization) Council Conference di Chiang Mai tanggal 11 Maret 2002.
Salah satu program utama sekolah koalisi ini adalah sistem pembelajarann Matematika dan IPA berbahasa Inggris (Bilingual), dimana bahasa pengantarnya menggunakan bahasa Inggris, buku refernsi serta Ujiannya juga dilaksanakan dalam bahasa Inggris.
Program bilingual yang dimulai tahun 2003/2004 ini telah menamatkan dua angkatan di tahun 2007 dan 2008. Dalam beberapa hari lalu, siswa SMP Babussalam yang melaksanakan program tersebut telah mengikuti ujian akhir Nasional Berbahasa Inggris sebanyak 2 kelas (51 orang).
Menurut Zamharil (ketua Program Bilingual SMP Babussalam yang barusaja pulang mengikuti seminar pendidikan di Tianjin China bulan lalu) , sebanyak 34 sekolah se Indonesia serentak melaksanakan Ujian Nasional berbahasa Inggris ini. Mata Pelajaran yang di UN kan terdiri dari Matematika dan IPA (Biologi dan Fisika). Dimana soal dibuat oleh Dirjen PSMP Jakarta, dengan pengawasan dari PLP Jakarta. Lembaran Jawaban siswa ini langsung dibawa dan diperiksa di Jakarta dan bila dinyatakan lulus, maka siswa Bilingual ini nanti akan mendapatkan sertifikat atau Ijazah Bilingual. disamping mereka juga mendapat Ijazah regular. Jelas dengan mendapatkan sartifikat Bilingual ini kompetensi dalam program tersebut di akui secara nasional, dan menjadi kebanggaan bagi siswa.
Menurut Kepala Sekolah Umi Hj Mahyani, pelaksanaan UN Bilingual ini merupakan evaluasi akhir pelaksanaan program Sekolah Koalisi Nasional. Apapun hasilnya nanti, dia berharap siswa memiliki kemampuan dan skill bahasa Inggris yang baik untuk matematika dan sains., . Meskipun evaluasi akhir ini tidak berpengaruh terhadap kelulusan anak di sekolah, seperti UN Reguler, namun hal ini akan membawa nama propinsi Riau di level nasional. Maka dari awal sekolah telah melaksanakan program dan terobosan serius. Diantaranya melakukan bimbingan, pembelajaran remediasi dengan guru bahasa Inggris dan dosen pendamping di kelas. Menurut kepala sekolah sebanyak 3 orang Doktor dari Universitas Riau direkrut untuk membantu program ini dalam IHT (In House Training) secara berkelanjutan sejak awal tahun program Bilingual ini. Disamping itu juga dengan melengkapi sarana prasarana seperti buku referensi dari luar negeri, akses internet 24 jam, serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak baik dalam maupun luar negeri. Seperti kerjasama dengan SMP Koalisi Al Azhar Jakarta, SMP Lab School Jakarta, serta Xin Min Secondary School Singapore, dan Shalahuddin Secondary School Malaysia.
Bersempena dengan itu, Kepala Sekolah Umi Hj Mahyuni juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua santri, pemerintah provinsi Riau, Kabupaten dan kota yang sudah mendukung suksesnya program SBI di Babussalam sehingga bisa berjalan dengan baik. Begitupun kepada konsultan serta dosen pendamping dari Universitas Riau, Dr Erwin dan Dr M Gamal yang membantu mengembangkan program SBI di Babussalam. (bud)

Comments

Paling Banyak Dibaca