Skip to main content

Zuli Andre Terdampar

Zuli Andre Terdampar  Hey Sobat Xpresi, masih ingat nggak dengan cowok yang satu ini? Dulu, ia pernah mengisi cover Xpresi awal tahun lalu, yang ceritanya ia sedang mengikuti lomba model sampai ke Jakarta. Berhasilkah Andre menembus persaingan Model tingkat Nasional itu? Pengen tau kan kelanjutan ceritanya? Kita ikutin yuk.


Nama lengkapnya adalah Zuli Andre. Panggil aja dia dengan sebutan Andre. Pasti dia menoleh kok. Ia adalah salah satu putra Riau yang berprestasi di bidang model dan entertaint. Awal Februari 2008 lalu, ia ikut kontes pemilihan Model Gema Production di Mal Pekanbaru. Karena, usaha dan bakat yang dimilikinya, ia berhasil meraih 10 Finalis Model Goes to Jakarta Gema Production dan terbang ke Jakarta. Namun, ternyata nggak mudah loh menembus persaingan lokal. Karena, Andre harus menyisihkan lebih dari 100 peserta dari Pekanbaru dan menyediakan biaya yang lumayan banyak.

Untuk berangkat ke Jakarta saja Andre harus menyiapkan uang Rp5 Juta. Kalau untuk bertarung, uang segitu nggak masalah baginya. ‘’Yang penting coba dulu deh, ntar baru tau gimana hasilnya,’’ kata Andre, saat ngobrol dengan Xpresi di Cafe kesukaannya, kemarin.

Di Jakarta, Andre di karantina selama 3 hari di bawah bimbingan Intermedia Production. Saat masa karantina Andre bilang ia diajari cara tekhnik model yang baik, cara ber-make up, dan juga diajari berakting. ‘’Di Jakarta nggak mesti tekhnik model yang harus dikuasai. Tapi, cara berakting juga, karena kata pembimbing kami, di Jakarta sangat memerlukan orang yang multi talent. Bisa acting, presenter, model, nyanyi, dan lainnya. Kalau udah menguasai semuanya, otomatis mudah menghadapi persaingan,’’ kata Cowok alumni SMAN 3 Pekanbaru ini.

Saat adu catwalk, Andre dapat lolos dengan lancar, karena itu memang makanan sehari-harinya. Namun, saat uji acting, ia sempat kewalahan karena waktu latihan sempit. ‘’Nggak tau kenapa, waktu uji acting, kami diberitahu tiba-tiba sama panitia. Jadi, Andre bingung mau acting seperti apa. Waktu diuji sama juri, Andre tampilin aja apa yang Andre bisa. Walaupun asal-asalan. Duh! Ribet banget deh, soalnya aktingnya itu, disuruh nangis, terus ketawa langsung sedih, ketawa lagi, tiba-tiba marah dan kecewa. Pokoknya berbagai Xpresi harus bisa dilakukan. Nah, waktu nangis langsung ketawa ini Andre nggak bisa. Yang, bikin juri nilainya Andre belum professional di bidang acting,’’ akunya.

Akhirnya, pas malam puncak pemilihan Model Gema Production, 10 Finalis yang ikut dari Pekanbaru, hanya lolos satu orang cewek. ‘’ Namanya Suci., menurut Andre, ia terpilih, karena ia sukses memerankan peran antagonis kali ya. Dan kami yang sembilan orang ini, harus terdampar lagi ke Pekanbaru,’’ ungkap Andre dengan mata berkaca-kaca. Tapi ia senang karena sudah bisa ikut berkompetisi dengan 200 model dari seluruh penjuru nusantara dan banyak mendapatkan pengalaman yang sangat berharga.

Sebenarnya, setelah acara puncak, dari Panitia, 9 Finalis ini sudah dibebaskan mau ngapain aja. ‘’Ya udah. Akhirnya, kami sepakat, menetap di Jakarta dulu, mana tau ada tawaran casting. Eh, udah kelamaan nunggu nggak juga dipanggil. Akhirnya, kami (9 finalis red) ini pulang ke Pekanbaru dengan tangan hampa, nggak ada membawa piala apapun. Kecuali Suci, yang sudah meraih juara III, dan harus mengikuti program dari Production House di Jakarta,’’ kata Andre lagi.

Waktu sampai di rumah Andre merasa bersalah banget. Apalagi sama orang tua dan keluarganya yang udah mendukung habis-habisan, tapi nggak menghasilkan apa-apa. ‘’Pas sampai di rumah, Andre bilang ke Mama. Ma, Andre udah pulang, Andre nggak dapat apa-apa. Andre nggak bisa bawain piala buat Mama, Maafin Andre ya Ma,’’ ungkap Andre sambil menyalami dan mencium tangan Mamanya waktu itu.

‘’Trus, Mama Andre bilang nggak apa-apa, itu belum rezeki kita. Nggak usah sedih seperti itu. Besok, kalau ada kesempatan lagi kan bisa ikutan lagi, jangan nangis ya nak,’’ balas Mamanya.
Mendengar ucapan itu, sontak Andre langsung memeluk Mamanya dan menangis dipundak Mama tercintanya itu. Duh.. So Sad yah
trus, setelah empat hari di Pekanbaru, Andre menerima SMS, Ndre, ntar Siang Jam 2 ada Casting Sinetron di Condet, datang yah, Gema Production. Padahal Andre sudah di Pekanbaru. SMS ini sering kali masuk di HP nya. Hal itu yang bikin dia tambah kecewa.

‘’Kesal banget dong! Pas, nungguin di Jakarta, panggilan kasting nggak datang-datang, pas udah di Pekanbaru, banyak banget SMS yang masuk. Hufh..Ya udah. Nggak apa-apa deh! Andre kumpulin duit dulu deh! Ntar, kalau udah terkumpul, baru Andre balik lagi ke Jakarta,’’ ungkapnya lagi.

Di ujung obrolan dengan Xpresi, Andre sempat berpesan ama model pemula yang mau berangkat ke Jakarta. Ia bilang nggak selamanya Jakarta itu Indah. ‘’Kalau nggak ada keahlian apa-apa, nggak usah dulu deh ke Jakarta, apalagi untuk coba-coba. Menurut Andre yang sudah merasakan ini, persaingan di Jakarta ini ketat banget. Banyak banget orang yang lebih cakep, pinter dan lebih wah dari kita. Makanya, kalau mau ke Jakarta, permahir diri dulu deh! Kalau persiapan udah matang, barulah ikut bersaing. Karena, di Jakarta itu, tempat berkumpulnya model dari berbagai penjuru daerah. Susah banget untuk menembusnya, kecuali kalau dananya memang mencukupi,’’ tutup Andre, sambil menyeruput Grandsand dingin, minuman kesukaannya.(Shahid WMD)

Comments

Paling Banyak Dibaca