Skip to main content

MOS Ala Santriwati Almunawwarah

Masa orientasi siswa atau yang lebih akrab disebut dengan MOS, merupakan acara rutin setiap sekolah, hal itu biasanya dilakukan untuk melihat cikal bakal serta talenta yang dimiliki siswa baru tersebut.

Kemarin, Banaat atau santriwati Almunawwarah melakukan terobosan baru. Mereka tidak lagi menerapkan sistem semi kekerasan seperti MOS kebanyakan. Tetapi sebaliknya, mereka mengaplikasikan MOS ala Islami atau MOS gaya santri, yang tidak mengandung unsur kekerasan sedikitpun.

Panitia diambil dari para senior atau santriwati yang sudah duduk dibangku kelas VII. Suasana di Kompleks Female Studentsterlihat berbeda dari hari biasanya. Pasalnya tahun ini, jumlah Santriwati yang masih terlihat lebih banyak.
Rangkaian kegiatan MOS, penentuan kelompok dengan cara mengalungkan selendang yang beraneka warna, ada merah dan lainnya.Ini dilakukan agar kegiatan tersebut dapat memberikan kesan yang tidak terlupakan (Unforgetable Experience). Sekaligus wujud adaptasi mereka di sekolah yang baru.

Masalah dandanan, wajah santriwati juga dicoret-coret dan mereka diminta untuk memperlihatkan talenta masing-masing, apapun kemampuan yang dimiliki, harus diperlihatkan, baik menyanyi, menari, baca puisi atau lainnya.

‘’Apa yang kita lakukan, sama sekali tidak mengadung unsur kekerasan. Dan semua santriwati terlihat menikmati kegiatan tersebut. Diharapkan apa yang dilakukan dapat membuat mereka dapat lebih cepat beradaptasi,’’ sebut Ustazah Wel Fitri, selaku koordinator kegiatan MOS untuk santriwati. (mng)

Comments

Paling Banyak Dibaca