Skip to main content

Cerpen dan Puisi

‘’Kanku tempuh segala caraKu belajar tuk berhenti mencintaimu Dan membunuh rasa iniAjariku cara melupanmu....’’
Lantunan lagu grup band Tangga itu seakan mengungkapkan rasa gelisah yang ada di hatiku, mungkin itulah yang ku lakukan pada sosok itu, melupakan Diaz cowok yang dulu menjadi teman sekelas ku. Entah apa dan mengapa, sosok itu memiliki tempat khusus dihatiku, dibandingkan dengan teman-teman sekelasku yang lain, dia memang sangat spesial di hatiku, mungkin karena aku menyayanginya. Rasanya begitu sulit bagiku melupakannya, segala leluconnya, kealimannya, kecerdasannya dalam menyelesaikan soal-soal. Ahh, mungkinkah aku dapat melupakan semuanya??Kini suara merdu dari grup band Ungu dengan cinta dalam hatinya yang mengalun dari MP3ku, ‘’ahhhgg...lagu ini..!!’’gumamku perlahan.‘’ Mungkin ini memang jalan takdirkuMengegumi tanpa dicintaiTak mengapa bagikuAsal kaupun bahagia dalam hidupmu....’’Yah, selama ini mungkin itulah yag terjadi padaku, aku menyayanginya, sama seperti bait syair lagu grup band Ungu. Tapi...entahlah, dia seolah tak pernah membuka hatinya untukku, karena aku memang tidak pernah mengungkapkannya.‘’Telah lama ku pendam perasaan iniMenunggu hatimu menjemput cintakuTak mengapa bagikuMencintaimupun adalah bahagia untuku....’’Lanjutan bait syair lagu Ungu yang menggambarkan isi hatiku pada sosok itu,itulah yang ada di hatiku. Bahagianya adalah bahagiaku,aku tulus menyayanginya tak berharap lebih baginya, cukup cinta dalam hati.‘’ Semua yang ku rasakan itu hanya sahabatku Rena yang tahu, segala gelisah hatiku, segala keluh kesahku, Rena Makasih ya....,’’ batinku.Pagi ini rasanya aku benar-benar tak percaya dengan apa yang baru ku dengar dari teman-temanku. Aku mencari kebenarannya dari Rena, ternyata ini memang kebenarannya, rasanya ini tak mungkin dilakukan Diaz,sosok yang lebih kurang telah ku ketahui sikapnya. Karena segala sikap yang ditunjukkan Diaz selama ini telah menggambarkan bagaimana dia ke cewek itu, masa sih Diaz jadian sama dia?? Diaz andai kamu tau...‘’Ku akui aku memang cemburuSetiap kali kudengar namanya kau sebutTapiku tak pernah bisa melakukanApa yang seharusnya ku lakukan Karna memang kau bukan milikku....’’Lirik lagu dari grup band yang aku tidak ingat namanya, membuat sesaat kesedihan mengisi suasana hatiku, aku bukan tak merelakan atas keputusannya, yang aku takutkan apa yang terjadi selanjutnya, karena aku mengenal cewek pilihannya itu.*** Seiring perjalanan waktu aku mulai bisa meredam perasaanku. Namun, tiba-tiba kabar yang baru saja kudengar itu kembali menyesak dihatiku, kembali menyayat hatiku.Seakan apa yang dirasakan Diaz bisa kurasakan, aku bisa merasakan betapa hancurnya perasaan sosok itu karena disakiti oleh pilihan hatinya.‘’Diaz..., maaf aku tak bisa melakukan apa-apa untukmu, karena kamu yang memilihnya,’’bisik hatiku seraya memandangnya dari kejauhan. Disorot matanya kesedihan itu benar-benar tergambar, meski ditutupinya oleh senyuman tapi tetap terlihat.‘’Aku tahu kenyataan ini takkan membuatnya rapuh, dia sosok yang tegar. Jika dia tahu perasaanku Na, pasti aku akan memberikan yang terbaik untuknya,’’bisikku pada Rena.‘’ Karna cintaku ada untuk dirimuMemberikan semua yang terindahKarena kasih suciku hanya untukmuYang takkan pernah bisa danTakkan pernah bisa sirna,’’Penggalan syair dari Ungu itulah yang ada untuknya, aku menyayanginya dan rasanya takkan bisa melupakannya,jika memang aku bisa melupakannya, sesungguhnya rasa itu tak akan pernah bisa sirna...

Karya: Ririn_CCMD SMAN 4 Pekanbaru

Puisi
Awan yang Marah dan Bersedih
Ku merasakan dingin Ketika
angin berhembuskencang
di tubuh ku,Ku coba untuk keluarMenatap
sang langitDan sinar hangat sang matahari
yang tertutupi oleh awan hitamyang bersedih
Dan marah dengan petir yang menyambar,Perlahan
butiran-butiran air jatuhdan terhampas pecah
dipermukaan tanah.Tapi aku kan terus tegardan
ceriaTak seperti awan yang marah dan bersedih.
Karya:Rachman ccmd (MTsMuhamadiyah 02)

Bimbang
Setiap ku lihat selain dirinya Ada sesuatu
yang aku rasakanAwalnya aku bingung
Aku menjadi kakuAku terdiam membisu
Tak ada kata terucapAku mulai mengert
iKalau aku ada rasa yang lainPerlahan dia
tau Ada yang aneh dengan diri kuAku mulai
mencarijalan terbaikTidak ada yang aku
sembunyikan dari dirinya,semua tau, dia tau
, aku telah ada yang lainsangat sulit bagi
kumemilih yang terbaik antara dua orang yang baik.
(Sherly CCMD,SMK Negeri 2 Pekanbaru)

Comments

Paling Banyak Dibaca